Apakah anda “Gila” komentar ??? February 9, 2008
Posted by pituku in tribute to friends.trackback
Pemberian komentar pada setiap tulisan atau posting dalam sebuah blog membuat kita si pemilik blok senang. Itu membuktikan bahwa blog kita ramai dikunjungi. Permasalahan bahwa blog tidak bisa dikomen oleh orang umum seperti pada multiply kadang membuat kita resah. Contohnya penyesalan orang ini dalam halaman ini. Akibatnya hanya orang-orang yang punya login dan yang sedang login saja yang bisa memberikan komentar pada blog multiply. Sedangkan WordPress memungkinkan orang umum untuk memberikan komentar tanpa harus login ke WordPress terlebih dahulu meski wordpress juga menyediakan fasilitas seperti multiply di Opsi–>Umum seperti gambar dibawah.

Namun hal tersebut ternyata dapat memberikan dampak buruk terhadap si pemilik blog. Permasalahannya terletak pada anonimitas pemberi komentar. Orang umum bisa saja menyantumkan nama sembarang tanpa memberikan link yang jelas pada blognya. Misal “Mayjen TNI Harsono” pada tulisan ini sampe sampe si empunya blog gak tau akhirnya tahu siapa. Memang kita bisa saja menghapus komentar sesuka kita namun kita tentunya tidak 100 persen waktu kita didepan blog. jadi kita tidak bisa mengontrolnya setiap saat. Kita dapat saja mengatur kenampakan blog kita dengan mengatur pada Opsi–>Privasi. Namun karena kita niatnya untuk memperlihatkan untuk semua orang, maka opsi ini sama aja gak berguna.

Pada menu Opsi–>Diskusi tersedia fasilitas untuk penulisan komentar seperti harus menuliskan email, dan atau harus sesuai persetujuan terlebih dahulu. Menurut saya opsi untuk harus mendapatkan persetujuan terhadap semua komentar adalah cara paling aman terhadap komentar yang tak bertanggung jawab. Namun perlu kerja keras untuk selalu melihat blog setiap hari untuk menyenangkan pemberi komentar.

* Gambar adalah opsi pada WordPress


yap betul sekali.. tidak enak tuh multiply, udah gak bisa komentar, gak bisa donlot gratis lagi.. halah..
)
Biarlah komentar apa adanya … hehehe
wih… dikomentari pak romi ??
Mantep sampeyan mas. Iya tuch… komentar memang kadang bingungi. Kalo pas udah gak nyambung sama yg komentar bingung mau komentar balik…
barang siapa rajin sedekah komen..
niscaya akan banyak disedekahi juga oleh orang lain
hehehehhee
: )
Tau lu akh..gitu aja koq refot..
*Gyl : Karena Ketidak tahuanku mereka Datang
*Gembel (loh gak ada yang namanya gembel di komentar): Bener kamu Nak
*Ansis : ember!!!
*Pak Romy : Bingung reply apa. Maaf he..he.. ngikut bapak aja deh
*Letkol ***** : Siaappppppp
[...] Sungguh aku gak tahu. Dulu aku bertanya-tanya sekarang tau jawabnya. Pada tulisan saya kemarin yang ini saya memaparkan tentang sedikit kegundahan hati saya terhadap salah satu (yang bisa saya bilang) [...]
weii.. sangar pak…ampe pak romy komen juga…
pak mampir ke ak juga dunk
#Yusuf: Mau komen ke mas Yusuf cuman URLnya nggak nongol kayaknya
Sepertinya bisa di”Bisnis”kan nih. Ayo sapa mau. Komment dari ku 100 perak per komen. Kalo koment dari pak Romi 10000 perak. he..he..
@ pak Romi, oww…gitu ya pak…
mampir ke http://tjoep18.wordpress.com ya pak rom..
tengkyu…
@pituku, cincailah…
Mmm, aku juga baru tau sal , tengkyu buat infonya.Tapi banyak komen kan tambah asyik (tul ga..).
Btw Blogmu iki termasuk salah satu referensi gawe blogku lho sal (fusionist.wordpress.com) wkwkwk….sekalian numpang promosi .Mantab
Suatu saat Blog bisa masuk referensinya Tugas akhir ato Buku-buku dong yah. he..he.. met ber karya buat Fusionist